Showing posts with label ide. Show all posts
Showing posts with label ide. Show all posts

Merubah Tampilan Blog

Setelah membuat account blogspot, seringkali kita bosan dengan theme yang ada dan mengingkan theme yang tidak terkesan pasaran. Untuk merubah tampilan blog, paling mudah adalah kita donlod saja html yang kita sukai, baik dari segi bentuk atau warnanya. Kalau sudah sedikit lihai, cari saja yang layoutnya sesuai dan warnanya nanti kita eksperimen sendiri.

Misalkan kita ambil contoh layout blog ini. Silakan donlod templatenya disini.
Buka dashboard atau kontrol panel. Masuk ke layout dan klik tab edit html. Sebelum memulai memasukkan html, perlu kita siapkan gambar untuk tampilan blog kita.

Coba buka file txt hasil ekstrak dari donlotan tadi. Scrol kebawah dan perhatikan sampai nemu haris ini di bagian header:
#header-wrapper {
background:url("http://i202.photobucket.com/albums/aa267/mamas_eko/ngeblog_header.jpg") no-repeat;
width:770px;
height:420px;
margin:0 auto;
text-align:left;
Pehatikan ukuran gambar untuk header, 770 x 420 pixel. Silakan dibuat gambar dengan ukuran tersebut. Gunakan photoshop, photopaint atau ACDSee untuk mengcrop atau resize gambar yang kita kehendaki. Kemudian cari juga untuk body dan footer di baris ini :
#outer-wrapper {
background:url("http://i202.photobucket.com/albums/aa267/mamas_eko/ngeblog_body.jpg");
background-repeat: repeat-y;
width: 770px;
margin:0 auto;
padding:0;
text-align:left;
}
#footer {
background:url("http://i202.photobucket.com/albums/aa267/mamas_eko/ngeblog_footer.jpg") no-repeat;
width:770px;
height:15px;
clear:both;
margin:0 auto;
padding:0;
Jadi ada tiga gambar yang perlu kita siapkan yaitu :
1. header ukuran 720x420 pixel.
2. body dengan ukuran 770 pixel dan tingginya bebas
3. footer dengan ukuran 770x 15 pixel.

Upload ketiga gambar ke image hosting, misalnya photobucket. Ambil masing-masing linknya, lalu ganti link yang ada dengan link yang dari photobucket.

Masukkan html ke blogger lalu simpan. Akan muncul konfirmasi bahwa ada elemen yang akan dihapus. Klik saja konfirmasi itu. Lalu liat hasilnya.

Analisa disitu ketepatan warna dan ukurannya. Bila ada yang kurang pas warnanya, masuk ke dasboard lalu layout dan klik tab, font dan color. Klik warna yang diinginkan lalu ganti kode hexa warna di template tersebut.

Demikian secara ringkas semoga membantu.

Jadilah Anak Kecil

"Dasar, seperti anak kecil.!!!"

Hai, kenapa banyak orang dewasa suka mengumpat seperti itu. Padahal dia seringkali kehabisan ide ketika mengerjakan tugasnya sebagai orang dewasa.

Mungkin dia tak pernah baca buku, sehingga tak tahu bahwa Thomas Edison pernah berkata, "penemuan terbesar di dunia adalah pikiran seorang anak"

Psikolog Jean Piaget berpendapat, "jika ingin kreatif, jadilah anak kecil yang belum dirusak oleh pikiran orang dewasa."

J. Robert Oppenheimer, "Ada anak-anak yang sedang bermain di jalanan yang bisa mencerahkan sebagian persoalan-persoalan puncak saya dalam fisika karena mereka memiliki cara-cara tanggap dengan panca indra yang telah lama sekali saya buang."

Orang dewasa otaknya telah tercemari dan terbelenggu berbagai macam persoalan dunia. Dalam setiap geraknya dia akan terlalu banyak berpikir memperkirakan hasilnya daripada mencari cara baru untuk mencapai sasaran. Dia juga seringkali terikat oleh pengalaman masa lalunya sehingga berbagai gagasan yang dituangkan selalu terpola dari situ kesitu lagi. Cenderung monoton.

Orang dewasa ketika menyebrang jalan akan berbuat yang sama dari waktu ke waktu. Berhenti sejenak di trotoar, tengok kanan kiri baru melangkah setelah yakin tidak ada kendaraan lewat.

Akan berbeda dengan anak kecil yang tak pernah punya pengalaman sebelumnya tentang menyebrang jalan. Dia akan berbuat dengan bermacam tingkah tanpa ada beban. Berhenti dulu, tengak tengok dulu atau langsung nyelonong sambil berlari atau bergulingan di jalan bisa saja dia lakukan. Pokoknya tanpa beban akan berakibat apa.

Aku yakin itu yang penting dalam mencari ide. Tanpa beban dan lepas dari segala belenggu pengalaman atau pemikiran yang tak perlu. Mungkinkah itu..? Sangat memungkinkan. Caranya..?

Andai otak kita sebuah gelas dan sudah penuh dengan ampas kopi, dapatkah kita tambahkan air satu gelas lagi tanpa tumpah? Aku yakin tak mungkin. Satu-satunya jalan adalah mengosongkan gelas itu, baru dituangkan air yang baru. Ide-ide yang baru.

Biarkan semuanya bebas mengalir tanpa beban. Lupakan segala aturan. Jadikan otak tidak logis. Berubahlah menjadi dungu. Bebaskan, lepaskan, dan dapatkan...
Enjoy aja...

Jadilah anak kecil...

Mencari Ide

Sudah punya blog, bingung mau menulis apa..? Untung hidup di jaman serba mudah cari informasi. Minta tolong mbah gogel. Aku pikir, untuk menulis itu perlu ide. Jadi sebelum menulis aku harus tau, apa sih ide itu?


Dapat deh. Tapi yang aku temukan malah beraneka macam definisi dan deskripsi semacam ini.

"Ide adalah apa yang ada dalam pikiran, kemungkinan besar atau sesungguhnya, sebagai sebuah produk aktivitas mental, seperti pemikiran atau pengetahuan. Katagori yang paling besar adalah produk lengkap dan final dari akal budi sampai suatu entitas transeden, yaitu pola riil dimana benda-benda yang ada merupakan representasi-representasi yang tidak sempurna."


Eh, sulit banget sih..?
Kesulitan itu dengan sempurna dikemukakan oleh Marvin Minsky dalam The Society of Mind.
"Hanya dalam logika dan matematika saja segala macam definisi bisa dengan sempurna menangkap konsep-konsep... bla bla bla...

Walah, bukannya jadi bisa nulis malah kepala pening yang ada. Kalau begitu untuk mendapatkan ide seseorang harus menjadi jenius macam Newton atau Einstein. Tapi aku kan bukan ingin menjadi pencipta roket atau pemenang nobel. Kapan aku bisa menulis kalau untuk menemukan ide saja harus bisa mencari hal-hal yang baru yang belum pernah ada. Aku bukan menginginkan invention atau discovery untuk menulis ini.

Kayaknya otak kecilkuku lebih sreg kalo mendefinisikan ide itu sebagai pemikiran kreatif mengkombinasikan unsur-unsur lama menjadi hal yang baru, tak lebih dan tak kurang. Aku yakin tak mampu menemukan makanan jenis baru tanpa jadi seorang profesor.

Tapi aku sepertinya mampu untuk mencampuradukkan daun kangkung, berbagai bumbu dapur lalu memasukannya ke kuali di atas kompor. Enak atau tidak masakanku itu gimana nanti saja. Yang penting aku berkreasi. Toh apapun hasilnya tetap tercipta rasa yang baru. Kalo enak alhamdulillah, tidak enak aku cari kombinasi baru.

Unsur-unsur apa sih yang enak untuk dikombinasikan..? Menurutku pengalaman pribadi sehari hari dibumbui opini. Mudah dicerna oleh orang awam karena mereka juga mungkin pernah mengalami. juga mudah dibumbui karena aku pasti punya pemikiran tentang masalah itu. Dan yang paling penting aku bisa mempertanggungjawabkan tulisanku itu dengan tingkat kesulitan rendah saat ada yang menyanggah.

Misalkan saja baru dari warteg makan pete. Kita tulis saja pengalaman punya mulut bau sehabis menikmati kelezatan pete itu. Lalu berikan opini atau minimal komentar. Pete memang enak, tapi resikonya mulut jadi bau pete. Biar tidak bau pete, kita sebaiknya terus makan jengkol.
Dah, segitu kayaknya cukup deh.

Nah, kalo ada yang berkomentar di tulisan kita.
"Kalo makan jengkol, tar jadi bau jengkol dong?"
Tak perlu sulit kita menjawab.
"Tapi kan tidak bau pete lagi..."